Tampilkan postingan dengan label L. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label L. Tampilkan semua postingan

15 Februari 2011

Some words for the real love

Kata-kata di bawah ini sebagian gue yang ngerangkai. Mungkin norak atau alay, tapi kalo momentnya lagi dapet dijamin langsung nuncep di hati. Biar lebih dapet feelnya, sambil dengerin lagu Kiss - ost A Millionaire's first Love sama Insa (farewell) kalo gamau ya ga apa-apa hehe



Mulai ya..

Bismillahirahmanirahim



Bila suatu saat aku menderita, aku harap aku menderita karenamu.

Berpikir aku menyukaimu dan merindukanmu, itu membuatku sakit.

Bersama denganmu, malam pun terasa siang.

Sekarang aku percaya, aku dapat melihat dengan mata tertutup. Melihatmu.

Sekarang hujan, dinginnya hujan pun tak dapat mendinginkan cintaku padamu.

Tolong, jangan selalu muncul didalam mimpiku.

Kakiku sakit bila mengijak bara api, kepalaku sakit bila terbentur dinding, tapi hati ini lebih sakit bila tak dapat mencintaimu lagi.

Kau tahu apa yang lebih sakit dari tak bisa mencintaimu? Terpaksa melupakanmu disaat aku masih benar-benar mencintaimu.

Bila aku tak bisa meminta cintamu, bolehkah aku meminta sesuatu yang lain? Aku minta cara, cara untuk melupakanmu.

Bila tersisa 24 jam waktu yang ditawarkan untuk bersamamu, aku ambil tawaran itu tanpa membuang 1 detik pun.

Mungkin aku bisa menaklukan hewan buas, aku bisa menghabisi para yakuza, tapi satu yang aku tak bisa. Menjadikan kau milikku.

Setiap malam aku tak dapat melihat bintang dilangit, karena yang aku lihat hanya wajahmu menghiasi langit itu.

If someone give me 3 requests, I just take 1 request. I can be with you as long as I can.

Just take my heart when you go, I don't have the need for it anymore.

Even now I want you, even now I need you, even now my heart is screaming. We can't stay together.

I can't read your mind, God knows I am trying. But in your eyes I see everything I need to know.

I will always love you, but your too hard to hold.

Your too good to be forgotten, before my world is torn apart, I'll promise you the moon.

Even that time the wind stays, its not enough for me. I smile one more time and say I love you.

I am tired now and love hurts but even if that time is just a memory, I have to give my final greeting.. I love you.

Fly away love, next time I will greet my love again.



Udah ya, terima kasih.









Salam cihuy,


Pierre Rangga Dirgantara Kristiyanta


*sebagian kata dikutip dari film A Millionaire's First_Love dan lagu-lagu Mr.Big, tapi sebagian juga buatan gue sendiri

24 Desember 2010

Love Cursed

You don't know what you've got Till the love is almost gone This time, she's given up Still in a state of shock I should've seen it coming on It's too late for waking up.

Her mind's made up I know the dream is over But my heart just can't let go.

She's too good to be forgotten Too good to be true Before my world is torn apart I'll promise her the moon I'll promise her the moon.

I was too blind to notice her Wrapped up in myself Workin' hard overtime, night and day I thought we were so secure Can't imagine someone else Could come between us And take her away.

And all the time she stood by me I never said "I love you" , I kept it deep down in my soul And all the while I've been a fool.

She's too good to be forgotten Too good to be true Before my world is torn apart I'll promise her the moon I'll promise her the moon.


bingung kenapa gue nampilin penggalan lirik dari lagunya Mr.Big yang judulnya Promise Her The Moon?  ini karena gue lagi suka sama ni lagu dan ternyata ngepas sama yang lagi gue alamin. yah, malah jadi curhat kalo begini sih. ga niat curhat ye, cuma share sebagian kenangan gue yang baru gue dapetin. kenangan BURUK!
bukan muka aje yang buruk sekarang ada kenangan yang buruk juga dari gue. padahal aturan gue hari ini seneng, seneng baget karena gue akhirnya pulang ke Jakarta setelah berbulan-bulan di Malang. tapi Tuhan berkehendak lain, apa mau dikata, kami sudah berupaya semampu kami (lah kaya gagal operasi!?). kenangan buruk ini adalah.... jeng jeng eng ing eng. si L JADIAN!!!!! hore!!!!!! MAMPUS! POKOKNYA MAMPUS! lho kenapa gue marah? emang ada apa? ok, gue ga marah. gue juga ga bakal minta lagi kalung hadiah gue yang penuh cerita itu. tapi satu yang gue minta mungkin, gue minta 'cara'. cara apa? cara untuk bisa lepas dari dia, cara supaya gue bisa lupain dia.

terus kenapa gue milih lagu Promise Her The Moon, selain liriknya yang pas, si L juga suka sama Bulan alias Moon itu sendiri. jadi gue berjanji meskipun dia udah pergi jauh gue bakal ngasih dia bulan! terang bulan aje ga apa-apa kan ya? itu lho bahasa jawanya martabak manis kan terang bulan (lucu sih, tapi... kriuk). udahlah gue lagi ga ada selera humor, adanya selera nusantara tuh di tipi tiap hari sabtu di stasiun tv swasta yang baru ganti nama.

Love Cursed, pasti slankers-slankers pada apal ama nih lagu. iya ini lagunya Slank, judul sama nadanya juga cocok buat gue yang sekarang lagi sendiri merenungi nasib..

17 November 2010

postingan campur-campur

seperti yang sebelum-sebelumnya, gue mau membuka salam ini dengan kalimat,"Hai, udah lama nih ga posting akhirnya ngepost juga". nah, biasa banget kan? maklum, saya ini hanya seonggok anak kost yang pas-pasan dan belum dikiri anugerah laptop dan jarang ke warnet karena harus menahan rasa perih pada dompet saya setelah kehilangan soulmatenya. duit.

gue mulai darimana ya? oh iya dari mengucapkan "SELAMAT IDUL ADHA SEMUA". hari ini adalah hari pembantaian massal di masjid-masjid terdekat dari rumah anda. sangat sadis. gue pun bersyukur masih kurus gini, coba gemukan, muka kan udah mirip kambing 4L4y (emang ada?) dan gemuk lagi, udah disembelih gue ntar.

hmm. oh iya gue mau kasih tau kalian, gue yang sejatinya hanyalah selembar makhluk apa adanya sekarang resmi menjadi selembar makhluk agak tenar di FIB UB. ya, AGAK terkenal. agak.
kenapa? bukan, gue ga guling-guling sambil bugil sampe masuk majalah kampus. ini karena gue memulai tingkat keanehan di student day atau bisa dibilang ospek rutin tiap sabtu. ceritanya pas itu kelompok S.D. disuruh bikin drama. dan tololnya, ketua kelompok di kelompok gue adalah
Gue.
dengan sialnya gue jadi ketua. jangan ditanya, udah pasti kelompok gue itu ancur, udah pasti. dengan selogan 'biasa' ala gue yang muncul dadakan pas ditanya yel-yel ama panitia, kelompok gue mulai diludahi dipandang. nah, pas bikin drama, gue ga bikin naskah berhubung drama talk show jadi gue pikir buat apa naskah. improvisasi aja. dan hasilnya, 1 FIB pada ngakak gara-gara improv tolol gue sama temen gue yang namanya Ferdy. silsilahnye begini
Acara: Canda Show (berhubung nama kelompok gue Canda Karana, kayanya emang udah pas, isinya candaan semua)
Pemeran:
a. Nurul: moderator (dia doang yang ada naskah pertanyaan, curang)
b. Upik : mahasiswa wanita
c. Ferdy : mahasiswa gaul dan eksis
d. gue : mahasiswa aktifis pecinta demo
e. sisanya : penonton
tema: keeksisan FIB di UB
gue dan Ferdy kayanya emang cocok meranin peran kita, serasa udah mendarah tulang. gue emang jenius bikin peran hahaha. dan begonya setiap Ferdy jawab pertanyaan dari moderator pasti kocak dan tolol plus dengan logat anak Gahoel Ghila Ghila Ghila gituch, sumpah di panggung gue nahan biar ga ngakak. nah, pas gue baru dipanggil masuk ke panggung aja gue udah gambling dengan teriak "HIDUP MAHASISWA" bodo mau dijawab atau ga, eh gataunya dijawab. gambling pun sukses. nah pas duduk gue pake lawakan srimulat, merosot dan berhasil. tau apa jawaban gue buat setiap pertanyaan? cuma, 'biasa'. berhubung udah ngetrend jadi tuh kata-kata bisa menggemparkan dunia persilatan FIB. gue berasa jadi artis. artis iklan sabun semut. pokoknya sukses. ada 2 kata yang ciri khas gue di FIB yang bikin gue agak tenar, Biasa yang paling ngecap dan Demo karena setiap ditanya solusi ama moderator ya gue jawab. Demo.

inilah kelompok 2, Canda Karana
(guenya udah kaya pelayan rumah makan padang kesiram bumbu rendang)



ini nih si Ferdy.


cerita lain lagi ya, gue berhasil ketemu si L! yeah! dia makin manis aja, udah kaya gula jawa. legit. ceritanya tanggal 1 NOvember kemaren dia Ulang Tahun, nah gue bingung mau beliin apa. niat pertama mau beli boneka nightmare atas saran temen gue Buret, dia cewe ga jelas yang mirip momo geisha. kampetnya, harga boneka itu ga ada yang berjodoh ama dompet gue. gue pun ga ngerti apa-apa soal boneka. akhirnya, ga jadi. saranmu bukan jalanku, Ret, maaf.
gue pun nanya temen gue yang lain, temen deket bangetnya si L. esty namanya, beda jauh ama buret, esty mendingan otaknya, jauh mendingan, kata dia, si L lagi pengen komik Imadoki. gue beliin aje di gramed. gue pikir baru ada satu, gataunya udah lima jilid. gue bingung beliin yang keberapa. kata esty sih dia belom punya semua. tapi bagi gue ga mungkin gue beliin semua (16.500x5=82500), bisa ga makan setaun gue. gue beli aja dua jilid, ntar-ntar nambah. nah lusanya, ketemuan deh di kostannya, gue ama esty nyamperin. oh iya, selain komik gue juga nyelipin kalung yang ada lionton L ala deathnote yang gue beli di GJUI 2010 kemaren, lumayan ada jiwa gue disana (lebay). setelah bersalaman dengan obrolan cuma selamat ulang tahun, makasih, sama-sama, makasih, sama-sama yang diakhiri daaa. gue pun pergi.
setelah beberapa hari kemudian dia sms gue mau minjem buku marmut merah jambunya Raditya Dika.gue samperin dia di kostannya hari Kamis abis magrib. beuh, dengan nyamperin sambil bawa motor gue berasa mau ngepel eh ngapel. tapi pas dia turun dan nyamperin gue, gue berasa kaya pengemis yang disamperin orang buat dikasih duit receh. kualitas muka berbicara. setelah dengan kata-kata makasih, sama-sama lagi gue pun cabut. dan cuma segitu pertemuan gue ama si L. walaupun cuma segitu, tetep bisa bikin gue cengo sambil mesem 2 hari 3 malem (gimana caranya). gue masih suka, walaupun udah setaun lebih. Aku padanya deh pokoknya (4L4y abis).

udah ya, segini aja. gue mau cabut dulu ke kostan. udah malem. boong deng, gue mau pulang soalnya udah mahal tagihan warnetnye. ciau, adios, sayonara, bye :)

nb: dosen english gue nyaranin buat lain kali gue ngepost pake bahasa inggris, dan gue mau coba lain kali. doakan saya! doakan! DOAKAN! terima kasih

30 April 2010

dibalik senyuman

    Ini bukanlah akhir karena tidak ada sesuatu yang berakhir meski itu adalah kematian sekalipun. Sebuah kalimat yang terucap dari bibir seorang wanita yang kupuja. Dia bernama Saras, seorang gadis yang manis, berambut panjang dan memiliki sifat pemberani yang luar biasa. Sehingga teman-temannya memanggilnya dengan sebutan supergirl. Jauh berbeda denganku yang hanya seorang yang tak berarti, kalaupun aku tidak ada dunia akan tetap berputar seperti biasa.

Langit sudah nampak gelap dan bintang-bintang pun sudah mulai berkelip. Tak pernah sedetik pun aku lupa akan sosoknya terutama saat ku pandang bulan yang bersinar di langit yang gelap. Dia benar-benar telah mencuri hatiku, membuatku rela melakukan apapun untuknya. Meskipun aku tahu dia tak pernah tahu akan apa yang kurasakan. Dan tak ada sedikit pun keinginan dalam diriku untuk dia tahu tentang hal ini. Hari ini aku pun kembali tertidur setelah mengucapkan oyasuminasai atau selamat tidur padanya melalui sms.

Disaat matahari sudah terangkat dari tempat dia bersembunyi, aku pun terbangun dan mempersiapkan diri untuk sekolah. Ya, aku adalah siswa kelas 12 di SMA Kemang Timur, salah satu SMA yang memiliki nama di Jakarta. Sesampainya aku di sekolah selalu aku usahakan agar aku dapat bertemu dengan dia walaupun hanya sedetik namun keinginan itu selalu kandas karena aku tak pernah bertemu dirinya sebelum bel masuk pelajaran pertama dimulai.

Oh iya, namaku Rangga, aku hanyalah orang biasa yang hidup di dunia yang luar biasa. Hubunganku dengan Saras sejauh ini hanyalah pertemanan biasa tak ada hal yang istimewa. Kami sudah berteman cukup lama tapi tak pernah aku mengatakan bahwa ku menyukainya. Aku masih ingin melihat senyumannya yang seperti ini. Aku tak ingin melihat raut wajah penuh kekecewaan setelah ia tahu tentang perasaanku.

"hai Rangga! pagi..." sapa dia kepadaku, seperti biasa ia sangat ceria.

"pagi juga, tumben ga telat? hehe" kataku sambil menggaruk-garuk kepalaku

"maksud lo gue telat terus gitu? ngejek ya?" sahutnya

yang kutahu dia memang sering sekali terlambat, dia selalu datang disaat pintu gerbang sekolah sudah mau ditutup. Karena itulah aku selalu berusaha untuk bangun pagi dan menelefonnya dengan menggunakan nomor telefon pribadi agar ia dapat terbangun dari mimipi indahnya . Aku tak ingin dia tahu aku yang menelefonnya karena aku yakin hal ini akan membuatnya marah.

"eh, gue masuk kelas dulu ya. daaa" kata dia sambil melambaikan tangan kanannya sedangkan tangan kirinya memeluk buku-buku pelajaran yang tak mendapatkan tempat didalam tasnya.

"iya, daa" sahutku dengan sebuah senyuman.

walaupun sebentar, perjumpaan itu sudah cukup membuatku bahagia.



Beberapa hari kemudian, aku menggambar wajahnya pada selembar kertas. Aku selalu menggunakan perasaanku disetiap goresan pensilku . Namun tak pernah aku menunjukan hasil karyaku kepadaya. Ya tentu saja aku pasti akan bingung bila ia bertanya apa maksudku menggambarnya. Hingga suatu ketika ada acara pameran disekolahku dan pihak guru kesenian menyuruhku untuk menyumbangkan karyaku untuk dipamerkan. Aku pun memfigurai gambarku, gambar ilustrasi Saras yang sedang duduk sambil menopang dagu dengan tangan kirinya. Tak mirip memang namun aku yakin dia akan tahu bahwa gambar ini adalah dirinya karena gambar ini berdasarkan foto yang ia miliki di akun Facebooknya.

Dugaaku ternyata benar, ia tahu bahwa seseorang yang kugambar itu adalah dirinya. Dan pertanyaan itupun terlontar darinya, "kenapa lo gambar gue?". Aku yang kebingungan sambil tersenyum lalu menjawab, "gapapa ko, anggep aja ini rasa terima kasih gue karena lo udah mau nemenin gue selama ini". Aku tahu pasti ia heran dengan jawabanku namun dia mengiyakan saja jawabanku tersebut. Hingga pada akhirnya situasi menjadi lebih serius dan secara tiba-tiba beberapa kata terucap darinya

"ngga, I want to tell you something. I don't know that is make you hurt or not or maybe make you confuse. But please don't think something wrong to me. Lo musti janji sama gue gak berubah ke gue!! Janji?"

tentu saja aku kaget medengarnya dan aku juga bingung apa maksudnya mengatakan hal ini kepadaku. Aku pun berjanji aku takkan pernah berubah tanpa tahu maksud sebenarnya mengapa ia mengatakan hal ini.

Aku terus memikirkan kata-katanya, berusaha mencari tahu apa maksudnya. Hingga akhirnya aku menarik dua kesimpulan. Apakah ia ingin aku tetap seperti ini kepadanya karena ia senang denganku? atau ini adalah penolakan secara halus darinya karena ia sebenarnya sudah tahu apa yang aku rasakan? Tentu saja aku tidak mau terlalu percaya diri dan akhirnya melupakan hal tersebut.

Dari hari ke hari kami terus berkomunikasi baik melalui via sms atau via facebook. Beberapa kata-katanya dan tingkahnya terkadang membuatku mengira ia juga menyukaiku. Namun tak semudah itu aku mengambil kesimpulan itu, tak jarang juga ia membuatku merasa bagaikan patung tua yang sudah tertutup akar dan dedaunan yang hanya dilewati tanpa dilirik sama sekali. Lama-kelamaan aku merasa seperti terkadang aku diterbangngkan ke awan yang lembut lalu dijatuhkan kembali dengan sangat keras ke tanah berduri. Aku tahu ia melakukan hal ini tanpa sadar tapi tak tertutup kemungkinan ia melakukan hal ini secara sengaja agar aku menjauhinya.

Namun sempat aku mendengar Saras digosipkan dengan laki-laki lain. Laki-laki tersebut bernama Pratama, seorang laki-laki yang cukup eksis dan penuh rasa percaya diri. Setelah kuperhatikan ternyata hubungan mereka cukup dekat seperti layaknya aku dengan Saras. Lalu apa maksud dari kedekatan kita selama ini? pikirku dalam hati saat mengetahui hal ini. Ternyata aku memang bukan orang yang spesial dikehidupannya. Apalagi bila kubandingkan kedekatan mereka dengan kedekatan diriku dengan Saras. Ya, aku kalah telak! tak ada satu bagian pun yang kumenangkan.

Akhirnya ku beranikan diri untuk menanyakan hal ini pada Saras. Dan ia bingung sekaligus tak mau peduli dengan gosip ini. Namun saat ku katakan gosip ini sudah sangat menyebar barulah ia terlihat panik. Entah kenapa Ia harus merasa panik, yang terpikirkan olehku apakah Saras benar-benar suka dengan laki-laki ini? namun ku terus berusaha membuang jauh-jauh pikiran ini. Karena aku tak ingin merasakan kesakitan pada hati ini.

Suatu hari setelah gosip tentang ia dan Pratama sudah mulai hilang, muncul lagi gosip baru disekolahku. Gosip yang mengatakan bahwa aku suka dengan Saras, bagiku ini bukanlah gosip karena aku memang menyukainya. Namun bagi Saras gosip ini cukup mengusik hidupnya. Hingga saat itu pun tiba, terucaplah sebuah pernyataan yang selama ini sama sekali tak ingin kudengar yaitu

"gue suka sama cowo waktu semester satu kelas 3. Anak ipa. Gue rada-rada kasih sinyal. Gue mikirnya sekarang. Pdkt gue gagal gara-gara gosip itu jangan-jangan. Masalahnya gue baru tahu kalau separah ini. Gue kira cuma biasa doang gosipnya"

jantungku langsung terasa berhenti, pukulan ini sangat membuatku tak dapat bernafas dengan normal. Jadi selama ini aku hanya seperti sebuah pisau tumpul yang berusaha untuk membelah kulit durian. Apa arti dari semua yang telah terjadi? Apa gunanya semua yang telah kulakukan untuknya? Dan ketika ku tersadar, aku harus menerima kenyataan bahwa kini hubunganku dengannya merenggang.

Akhirnya akupun memutuskan untuk mencari tahu siapa lelaki pemenang hati Saras. Hingga aku menemukan suatu bukti bahwa ia masih menyukai orang tersebut. Aku pun terus melakukan pencarian dan akhirnya aku tahu siapa orang itu, orang yang dijadikan pangeran oleh Saras. Seseorang yang bernama Kharisma, orang yang pintar, sangat baik, taat pada agama, kalem yang pasti berbanding 180 derajat denganku. Orang yang tak pernah terpikirkan sama sekali olehku. Yang mengagetkan adalah ia adalah temanku yang sudah kuanggap sebagai guruku. Bagaimana bisa aku melampauinya? Aku kini seperti seekor keledai yang rela melihat ekornya dibawa pergi dan dimainkan oleh sekelompok anak kecil. AKU HANYA SEORANG PECUNDANG!!!

Namun yang lebih mengagetkan lagi adalah ketika Saras mengatakan bahwa orang yang dia sukai nampaknya menyukai wanita lain. Dalam hati ku berkata, "orang itu harus tahu bahwa ada seorang dewi yang menyukainya secara tulus". Akhirnya ku temui Kharisma dan bertanya siapa wanita yang ia sukai dan ia memberitahuku. Namun sepertinya ia nampak tak terlalu suka pada wanita ini. Sehingga aku memberitahukan bahwa Saras menyukainya. Dan ia pun tersenyum dan sambil menepuk pundakku ia berkata, "santai aja ngga, kita kan teman. Gue ga teman makan teman ko". Aku pun hanya bisa tersenyum.

Acara wisuda bagi murid kelas 12 sebagai tanda kelulusan sekaligus perpisahan bagi kami murid SMA Kemang Timur. Pada acara tersebut diputar video berdurasi 20 menit yang berisikan kenangan-kenangan kami selama bersekolah disini. Namun ada hal yang membuatku kaget, disana ada rekaman Kharisma sedang berbicara tentang pendapatnya bersekolah disini. Saat aku melihat ke arah Saras berada rasanya seperti ada 1000 pedang tajam yang menghujam tubuhku berkali-kali, serasa dicambuk oleh 100000 cambuk. Aku melihat Saras sedang disoraki oleh teman-temannya sedangkan ia hanya menutup telinganya dan terliahat tersipu-sipu. Setelah video usai Saras dan teman-temannya terlihat sedih, terutama Saras aku tahu pastin ia akan merindukan Kharisma.

Selesai acara tersebut aku mengakses Facebookku. aku melihat status Saras yang berkata, " semua tinggal kenangan :( ". Seperti dugaanku ia sangat sedih berpisah dengan yang lain juga berpisang dengan pangerannya. Disaat seperti ini bukan saatnya aku untuk egois, kuakui memang hanya Kharisma yang mampu membuatnya sampai seperti ini. sedangkan aku? aku hanyalah sampah dikehidupannya!

Aku pun mulai merencanakan semuanya. Aku meminta Kharisma untuk menghubungi Saras agar Saras kembali ceria. Rencanaku nampaknya berhasil, status Saras pun berubah menjadi "Ya ampun, ini beneran gak sih?". Rasa senang yang harusnya ku rasakan tenggelam oleh rasa sakit yang teramat dalam. Namun aku akan melakukan apapun agar dia bahagia walau sesakit apapun yang aku rasakan.

Hingga saat ini Kharisma dan Saras masih berhububungan layaknya aku dengan Saras dulu. Sedangkan hubunganku dengn dia sudah menghilang, hanya bila benar-benar perlu saja dia mau berkomunikasi denganku tak seperti dulu lagi. Dan jika bukan karena prisip yang selalu ia katakan, "tenang aja. mau ngegebet susah payah kaya apapun ujung-ujungnya juga gak mau pacaran dulu gue" mungkin mereka sudah berpacaran sekarang. Dan nampaknya Kharisma yang sudah kutawari untuk memperhatikan Saras dan jika ada kesempatan silahkan kalian berpacaran, sekarang sudah mulai tertarik. Aku sangat berterima kasih padanya.

Kini aku bersembunyi dibalik senyuman, senyumanku kepada Saras. Ku selalu bersikap biasa didepannya dan selalu berusaha untuk tersenyum. Walaupun didalam diriku hatiku sedang diiris-iris. Namun biarkan waktu yang berbicara, aku hanya bisa bertindak tapi Tuhan lah yang menentukan semua. Ini bukanlah akhir karena tidak ada sesuatu yang berakhir meski itu adalah kematian sekalipun. Aku akan terus bersembunyi dibalik senyuman.

the end 

23 Februari 2010

i'm back with segudang cerita bag 3

aduh UN UN UN apa" UN semua" UN. puyeng atuh mikirin UN mlulu. tapi entah kenapa gw sekarang rajin banget belajar dan tertarik banget sama MATEMATIKA sekali lagi gw ulang MATEMATIKA!!!!!! astaga, gw aja ga nyangka gw bisa demen ma tuh pelajaran. ga cuma itu juga sih, semua pelajaran gw suka ko. sekarang gw bimbel lho (bisa makan sambel). gw bimbel di ####### (demi kebaikan masing" pihak diginiin aja), satu kelas isinya cuma... 2 ORANG!!!!
tapi gapapa, 2 orang itu juga yang atu lagi temen sekelas gw si REZA TAUFIK, anak penggaul motor dan mobil. dari segala tipe dari sega merek dari segala negara dari segala bentuk dari segala macam dari segala..... apa lagi ya? apa aja lobeeeeeeh, eh!? hmm, dia tuh semangat banget klo bimbel. bukan karena belajarnya tapi karena kakak" resepsionisnya cakep katanya. pertama" les pas dibagiin absen gw dapet nomor 003 sedangkan si reza dapet 001. nah pas itu gw pikir ada 1 orang lagi yang diapit oleh 2 benua dan 2 samudra ini. berhari hari gw ama reza ngarep memohon mohon sujud" sampe guling" supaya yang satu ini cewe, rajin, dan yang pastinya cakeeeeeeep. gatunya hasilnya mengecewakan, soalnya yang 002 itu murid kelas lain. tapi kalo ga ada tuh bimbel, UN ntar bisa kerepotan gw.

sekarang ke inti cerita, sekarang klo yang pernah buka blog ini dan pernah ngeliat label "kucing" di pinggir kanan tengah". jangan heran klo sekarang udah ilang, kemaren gw ketemu kucing jantan yang haus kasih sayang jadi gw kasih kucing gw itu ke dia dan akhirnya mereka hidup bahagia. dan gw udah lama banget lupa ma dia. sekarang udah ada yang bener" baik dan lebih ga sombong atau maenin kaya si "kucing" dulu. namanya hmmm..... inisial aja ya, L. L. lawliet nama aslinya L death note itu mah. ini L yang jauh lebih menarik dari L yang death note buat gw (lagipula gw lebih suka Near daripada L). dia seangkatan sama gw dan dia anak ipa. yang pasti jauh lebih pinter, jauh lebih gaul, dan kayanya jauh lebih PD daripada gw. tapi klo soal gila, gw ini nomor 1! (buktinya gw menang angket kelas TERFREAK + TERJELAS hhahahahahahaha). gw sama dia sama" suka jepang"an sama suka ga jelas, aduh sama gituch. hhaha. doakan sajalah saya dengan si L (Lemper) ini teman". ok, sekian dulu dari saya. nanti lanjut lagi. hhahahaha